Dari Sekolah Baru di Sudut Surakarta, Mimpi-Mimpi Itu Mulai Tumbuh

By Admin


Gus Ipul
nusakini.com,
Di sebuah musala sekolah rakyat di Surakarta, suasana malam terasa hangat. Gelak tawa siswa pecah ketika seorang pelajar menyampaikan cita-citanya menjadi Menteri Kehutanan. Candaan ringan dari Menteri Sosial Saifullah Yusuf membuat percakapan terasa akrab, jauh dari kesan formal sebuah kunjungan pejabat.

Namun di balik suasana santai itu, tersimpan cerita tentang anak-anak yang sedang membangun masa depan dari ruang belajar sederhana.

Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 17 Surakarta memang belum lama berdiri. Meski demikian, semangat para siswanya mulai terlihat lewat keberanian mengikuti berbagai perlombaan di tengah ketatnya persaingan sekolah menengah atas di Kota Surakarta.

Beberapa siswa berhasil lolos sebagai anggota Paskibra tingkat kota. Ada pula yang membawa pulang medali silat dan prestasi dari cabang olahraga voli pantai. Bagi sebagian siswa, capaian itu bukan sekadar piala atau piagam, melainkan pembuktian bahwa mereka mampu bersaing.

Para guru disebut menjadi salah satu alasan tumbuhnya rasa percaya diri itu. Siswa merasa proses belajar berjalan lebih nyaman karena pengajar dianggap sabar dan mudah dipahami.

Dalam dialog malam itu, Gus Ipul tak hanya mendengar cerita soal prestasi. Ia juga menggali mimpi, latar belakang keluarga, hingga pelajaran favorit para siswa. Dari percakapan sederhana tersebut terlihat bahwa sekolah bukan hanya tempat belajar akademik, tetapi juga ruang untuk membangun harapan.

Di tengah proses pendidikan yang masih berkembang, SRMA 17 Surakarta mulai menunjukkan bahwa kesempatan yang diberikan kepada anak-anak dapat melahirkan optimisme baru. (*)